Senin, 22 Februari 2010
KENDURI AIR 2010
Kenduri Air dan Laskar Air merupakan
salah satu wujud kepedulian LSM ALIM terhadap Sumber Daya Air yang
berada di Kepri, khususnya di Pulau Bintan. Melalui pendekatan Religi
dan Sosial Budaya tersebut, mereka mengharapkan, kearifan lokal dalam
pengelolaan Sumber Daya Air dapat terwujud, sehingga manfaatnya bagi
kehidupan masyarakat dapat dirasakan di segala bidang.
Bersamaan dengan itu, LSM ALIM juga
merekrut sukarelawan atau pekerja sosial (social worker) yang mereka
diberi nama Laskar Air.
Melalui kegiatan Kenduri Air tersebut lanjutnya, ALIM
mengajak semua pihak untuk mensyukuri karunia Allah yang telah
menurunkan hujan dari langit tanpa harus mengeluarkan sepeser uang
rakyatpun. Apalagi dengan semakin banyak bersyukur, maka akan
bertambah nikmat dari Allah.
Menurut Anggota Komisi DPRD
Kepri ini, selain curah hujan, daya dukung hutan dan lahan serta
perilaku social sangat menentukan tingkat ketersediaan air permukaan
Waduk Sungai Pulai. LSM ALIM menilai, pohon-pohan yang ditanam dari
tahun ketahun di sekitar waduk Sungai Pulai belum mendatangkan hasil
seperti yang di harapkan. Selain kurang perawatan dan pemeliharaan,
banyak pohon yang ditanam pada saat curah hujan kecil. Akhirnya kering
dan mati. Dia, memperkirakan hanya 20 persen saja yang hidup.
"Melalui Laskar Air, kita akan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan
Perkebunan Provinsi Kepulauan Riau untuk ikut memelihara dan merawat
pohon-pohon yang sudah ditanam itu. Jangan pada waktu menanam saja yang
ramai, tapi pada waktu memelihara dan merawatnya juga harus
bersama-sama," tegas Politisi dari Partai Golkar ini, menyatakan
keinginannya mengembalikan daya dukung hutan dan lahan di sekitar Waduk
Sungai Pulai kembali normal, seperti sebelum tahun 1998.
Paling tidak imbuhnya, cathment areanya tersedia secara cukup. Tentu
tidak bisa dilakukan sendirian. LSM ALIM juga mendesak Pemprov Kepri
untuk segera membentuk Dewan Sumber Daya Air sebagaimana diamanatkan
dalam Perpres No 12 tahun 2008 tentang Dewan Sumber Daya Air. Mengingat
papar dia, ditingkat Pusat sudah terbentuk Dewan Sumber Daya Nasional
tapi di Kepri belum ada satupun yang terbentuk, baik tingkat Provinsi
maupun Kabupaten/Kota. Ini penting untuk mengintgrasikan semua
kepentingan, sektor dan wilayah yang berkaitan dengan Sumber Daya Air.
Sementara itu, Ketua Harian LSM ALIM, Kherjuli menyoroti soal anggaran
untuk penyehatan PDAM Tirta Kepri yang menurut hemat dia dinilai masih
kurang berpihak kepada masyarakat pengguna air. Pasalnya tegas dia,
APBD Kepri yang baru disahkan untuk 2010 hanya menganggarkan sebesar
Rp5 Milyar dana tersebut dinilainya masih sangat minim sekali.
Dimuat di : Sijorimandiri, Senin, 04 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Selamat ya Om dan Tante semua. Semoga Allah membalas kebaikan hati kita semua. Amin.
BalasHapusDari : Adek
Kerennya : MBoss
Animasi Air nya dah cukup bagus tp akan lebih bagus & lebih baik lagi jika tidak sertai gambar-gambar yang mendekati porno
BalasHapus